Tak habis pikirku jadinya, kau bisa membuatku cinta padamu

Meskipun tlah berulang kali,kau begitu asyik mendua

Sudah cukup saja, sikapi kegilaanmu

Sebelum sukma ku kau cabik dan perih

        Wahai dirimu pemain cinta, penikmat nafsu dunia

        Wahai dirimu begitu indah, maaf kau tak pantas bagiku

        Apa yang kau dambakan dalam duniamu yang sungguh palsu

       Terpikirkah olehmu untuk dapatkan cinta yang sejati

Direlung kalbu yang terdalam, getaran asmara masih tersisa

Memang dalam bermain cinta, kadang kau terlihat sempurna

Eloknya parasmu, rabunkan mata bathinku

Kuharus berpaling, meski kau memohon